Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD)
Sudahkah diri anda masuk dalam silsilah indonesia? Daftar sekarang


Kembali   indonesia > Menjadikan Hidup Kita Lebih Baik > Gaya Hidup dan Kesehatan
Register
Lupa password
Gabung Sekarang Email Galeri Foto Video Radio, Tv, Cctv Online Livescore Games Perbarui Daerah Baru

Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD)

Jawab
 
LinkBack Alat Soal Cari Di Soal Ini Mode Tampilan
  #1  
nurcahyo's Avatar
Masyarakat Senior

Klik untuk melihat Contoh Penggunaan
Anda dapat mengirimkan SMS jika menyukai/mendukung/apresiasi/koin donasi/
beasiswa dari sms/terimakasih dari handphone anda kepada masyarakat ini untuk
informasi, berbagi ilmu, profesi, karya seni & kontribusi lain, agar terus berkreasi
Ketik Bintang<spasi>nurcahyo<spasi>Komentar Anda. Kirim ke 3477
Contoh Ketik : Bintang nurcahyo Saya suka lagu buatan anda, teruslah berkarya by anto
Dari Telkomsel (Simpati, AS), XL, Flexy dan Fren Rp1.000/SMS + PPN
Dari Indosat (IM3, Mentari) Rp2.000/SMS + PPN
Donasi anda akan diterima masyarakat ini. Dasar dan Contoh Penggunaan SMS Bintang

Total SMS Bintang Yang didapat : 1
 
Tulisan: 3,507
nurcahyo akan populer tak lama lagi
Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD) - Jawaban Terbaik Belum di Pilih

Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD)
DEFINISI

"Flu Singapore" sebenarnya adalah penyakit yang di dunia kedokteran dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau dalam bahasa Indonesia Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (PTKM).

Penyakit ini sesungguhnya sudah lama ada di dunia. Berdasar laporan yang ada, kejadian luar biasa penyakit ini sudah ada di tahun 1957 di Toronto, Kanada. Sejak itu terdapat banyak kejadian di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri sebenarnya penyakit ini bukan penyakit baru.
Istilah “Flu Singapore” muncul karena saat itu terjadi ledakan kasus dan kematian akibat penyakit ini di Singapura. Karena gejalanya mirip flu, dan saat itu terjadi di Singapura (dan kemudian juga terjadi di Indonesia), banyak media cetak yang membuat istilah “flu Singapore”, walaupun ini bukan terminologi yang baku.

PENYEBAB

PTKM ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus RNA yang masuk dalam famili Picornaviridae (Pico, Spanyol = kecil ), Genus Enterovirus ( non Polio ). Genus yang lain adalah Rhinovirus, Cardiovirus, Apthovirus. Di dalam Genus enterovirus terdiri dari Coxsackie A virus, Coxsackie B virus, Echovirus dan Enterovirus.
Penyebab PTKM yang paling sering pada pasien rawat jalan adalah Coxsackie A16, sedangkan yang sering memerlukan perawatan karena keadaannya lebih berat atau ada komplikasi sampai meninggal adalah Enterovirus 71. Berbagai enterovirus dapat menyebabkan berbagai penyakit.


EPIDEMIOLOGI:

Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. PTKM adalah penyakit yang kerap terjadi pada kelompok masyarakat yang padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun ( kadang sampai 10 tahun ). Orang dewasa umumnya lebih kebal terhadap enterovirus, walau bisa juga terkena.
Penularannya melalui jalur fekal-pral (pencernaan) dan saluran pernapasan, yaitu dari droplet (butiran ludah), pilek, air liur, tinja, cairan vesikel (kelainan kulit berupa gelembung kecil berisi cairan) atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tidak ada vektor tetapi ada pembawa (“carrier”) seperti lalat dan kecoa.
Penyakit ini memberi imunitas spesifik, namun anak dapat terkena PTKM lagi oleh virus strain Enterovirus lainnya.
Masa Inkubasi 2 – 5 hari.

GEJALA

Mula-mula demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti sakit leher (faringitis), tidak ada nafsu makan, pilek, gejala seperti “flu” pada umumnya yang tak mematikan. Timbul vesikel yang kemudian pecah, ada 3-10 ulkus di mulut seperti sariawan ( lidah, gusi, pipi sebelah dalam ) terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan.
Bersamaan dengan itu timbul rash/ruam atau vesikel (lepuh kemerahan/blister yang kecil dan rata), papulovesikel yang tidak gatal ditelapak tangan dan kaki. Kadang-kadang rash/ruam (makulopapel) ada dibokong. Penyakit ini umumnya akan membaik sendiri dalam 7-10 hari, dan tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Bila ada gejala yang cukup berat, barulah penderita perlu dirawat di rumah sakit. Gejala yang cukup berat tersebut antara lain :
- Hiperpireksia, yaitu demam tinggi dengan suhu lebih dari 39 C. - Demam tidak turun-turun - Takikardia (nadi menjadi cepat) - Takipneu, yaitu napas jadi cepat dan sesak - Malas makan, muntah, atau diare berulang dengan dehidrasi. - Letargi, lemas, dan mengantuk terus - Nyeri pada leher, lengan, dan kaki. - Kejang-kejang, atau terjadi kelumpuhan pada saraf kranial - Keringat dingin - Fotofobia (tidak tahan melihat sinar) - Ketegangan pada daerah perut - Halusinasi atau gangguan kesadaran

Komplikasi penyakit ini adalah :
- Meningitis (radang selaput otak) yang aseptik - Ensefalitis (radang otak) - Myocarditis (Coxsackie Virus Carditis) atau pericarditis - Acute Flaccid Paralysis / Lumpuh Layuh Akut (“Polio-like illness” )

Satu kelompok dengan penyakit ini adalah :

1. Vesicular stomatitis dengan exanthem (PTKM) - Cox A 16, EV 71 (Penyakit ini)
2. Vesicular Pharyngitis (Herpangina) - EV 70
3. Acute Lymphonodular Pharyngitis - Cox A 10



DIAGNOSA

LABORATORIUM :
Sampel ( Spesimen ) dapat diambil dari tinja, usap rektal, cairan serebrospinal dan usap/swab ulcus di mulut/tenggorokan, vesikel di kulit spesimen atau biopsi otak.
Spesimen dibawa dengan “Hank’s Virus Transport”. Isolasi virus dengan cara biakan sel dengan suckling mouse inoculation. Setelah dilakukan “Tissue Culture”, kemudian dapat diidentifikasi strainnya dengan antisera tertentu / IPA, CT, PCR dll. Dapat dilakukan pemeriksaan antibodi untuk melihat peningkatan titer.

Diagnosa Laboratorium adalah sebagai berikut :

1. Deteksi Virus :
- Immuno histochemistry (in situ)
- Imunofluoresensi antibodi (indirek)
- Isolasi dan identifikasi virus.
Pada sel Vero ; RD ; L20B
Uji netralisasi terhadap intersekting pools
Antisera (SCHMIDT pools) atau EV-71 (Nagoya) antiserum.

2. Deteksi RNA :
RT-PCR
Primer : 5’ CTACTTTGGGTGTCCGTGTT 3”
5’ GGGAACTTCGATTACCATCC 3”
Partial DNA sekuensing (PCR Product)

3. Serodiagnosis :
Serokonversi paired sera dengan uji serum netralisasi terhadap virus EV-71 (BrCr, Nagoya) pada sel Vero.
Uji ELISA sedang dikembangkan.
Sebenarnya secara klinis sudah cukup untuk mendiagnosis PTKM, hanya kita dapat mengatahui apakah penyebabnya Coxsackie A-16 atau Enterovirus 71.



PENGOBATAN

1. Istirahat yang cukup
2. Pengobatan spesifik tidak ada, jadi hanya diberikan secara simptomatik saja berdasarkan keadaan klinis yang ada.
3. Dapat diberikan :
- Immunoglobulin IV (IGIV), pada pasien imunokompromis atau neonatus
- Extracorporeal membrane oxygenation.
4. Pengobatan simptomatik :
- Antiseptik di daerah mulut
- Analgesik misal parasetamol
- Cairan cukup untuk dehidrasi yang disebabkan sulit minum dan karena demam
- Pengobatan suportif lainnya ( gizi dll )

Penyakit ini adalah “self limiting diseases”, yaitu dapat sembuh dengan sendirinya, dalam 7-10 hari, pasien perlu istirahat karena daya tahan tubuh menurun. Pasien yang dirawat adalah yang dengan gejala berat dan komplikasi tersebut diatas.



PENCEGAHAN

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT:

Penyakit ini sering terjadi pada masyarakat dengan sanitasi yang kurang baik. Pencegahan penyakit adalah dengan menghilangkan kekumuhan dan kepadatan lingkungan; kebersihan (Higiene dan Sanitasi) lingkungan maupun perorangan. Cara yang paling gampang dilakukan adalah misalnya membiasakan selalu cuci tangan, khususnya sehabis berdekatan dengan penderita, desinfeksi peralatan makanan, mainan, handuk yang memungkinkan terkontaminasi.

Bila perlu anak tidak bersekolah selama satu minggu setelah timbul rash sampai panas hilang. Pasien sebenarnya tak perlu diasingkan karena ekskresi virus tetap berlangsung beberapa minggu setelah gejala hilang, yang penting menjaga kebersihan perorangan.

Di Rumah sakit “Universal Precaution” harus dilaksanakan.
Penyakit ini belum dapat dicegah dengan vaksin (Imunisasi)

UPAYA PEMERINTAH DALAM HAL INI :

Meningkatkan survailans epidemiologi (perlu definisi klinik)
Memberikan penyuluhan tentang cara-cara penularan dan pencegahan PTKM untuk memotong rantai penularan.
Memberikan penyuluhan tentang tanda-tanda dan gejala PTKM
Menjaga kebersihan perorangan.
Bila anak tidak dirawat, harus istirahat di rumah karena :
- Daya tahan tubuh menurun.
- Tidak menularkan kebalita lainnya.
Menyiapkan sarana kesehatan tentang tatalaksana PTKM termasuk pelaksanaan “Universal Precaution”nya.


sumber : Apotik online dan media informasi obat - penyakit :: m e d i c a s t o r e . c o m
  #2  
guest

 
Tulisan: n/a
Re: Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD)

Bagaimana dengan anak yang pernah mendapatkan penyakit ini? apakah visrus ini bisa menyerang lagi?
Jawab


Alat Soal Cari Di Soal Ini
Cari Di Soal Ini:

Pencarian Lebih Lanjut
Mode Tampilan


LinkBacks (?)
LinkBack to this Thread: http://www.indonesiaindonesia.com/f/11316-flu-singapore-hand-foot-mouth-disease/
Ditulis Oleh For Type Tanggal
Danendra Hafidz Ibrahim: Flu Singapore Soal ini Refback 14-06-10 07:49
Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD) | Anda ingin sakit? Be Healthy! Soal ini Refback 27-05-10 15:06
Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD) Soal ini Trackback 27-05-10 15:01
Cerita Keluarga-Ibad: HMFD Soal ini Refback 22-01-09 14:42

Soal yang Berkaitan
Soal Pembuka Forum Jawaban
Apakah Hukumnya Televisi Haram Atau Makruh Atau Boleh nurcahyo Islam 5
Still have time, MSc Signal Processing in NTU Singapore NgBP Science 0
Trench Mouth mozilla_solo1 Gaya Hidup dan Kesehatan 0
Bullet for my Valentine - Hand Of Blood fairish Musik 0
Study MSc (Signal Processing) in NTU Singapore NgBP Science 0



Baru pertama di Indonesia, Forum daerah hingga kedalaman
Kecamatan-Kelurahan-Rt-Rw-Jalan-Gang seluruh Indonesia (beta)

Lihat Forum Daerah Anda Sekarang

ii adalah forum/website/media pertama tempat berkumpul dan informasi lokal hingga kedalaman Kecamatan-Kelurahan-Rt-Rw-Jalan-Gang seluruh Indonesia. Tambahkan dan cari tahu informasi dan diskusi lokal seputar daerah anda, seperti acara dan event di daerah anda (menggantikan kartu undangan), keamanan dan peringatan, pengumuman pemerintah daerah, dll


Masih Baru di indonesiaindonesia.com? Tutorial Advanced

Cari di indonesiaindonesia



vBET 3.3.6 gives automatic translations
Powered by vBulletin® Version 3.6.8
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
SEO by vBSEO 3.5.1 PL1

indonesiaindonesia.com bertujuan mempertemukan dan menyatukan semua orang indonesia dalam satu tempat, dalam satu waktu
menyambung silsilah setiap orang indonesia, sekaligus menjadi sumber informasi berbahasa indonesia terbesar di internet dalam forum
Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD)
Automatic Translations (Powered by Powered by Google):
Afrikaans Albanian Arabic Belarusian Bulgarian Catalan Chinese Croatian Czech Danish Dutch English Estonian Filipino Finnish French Galician German Greek Hebrew Hindi Hungarian Icelandic Indonesian Irish Italian Japanese Korean Latvian Lithuanian Macedonian Malay Maltese Norwegian Persian Polish Portuguese Romanian Russian Serbian Slovak Slovenian Spanish Swahili Swedish Taiwanese Thai Turkish Ukrainian Vietnamese Welsh Yiddish

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108