Puisi-puisi Kalina Maryadi Klik untuk melihat contoh email


Go Back   indonesia > What's Interesting in The World Today? > Penulis, Buku, Sastra dan Bahasa
Register for using indonesiaindonesia.com
Login Email WebIRC Chatting Download Youtube Video etc to AVI/MPG/MP3

Puisi-puisi Kalina Maryadi

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
Puisi-puisi Ku

Ini khusus puisi-puisiku.. plz.. command na, yaaaaaaaa
Reply With Quote
  #2  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
TUK LELAKI BERNAFSU, DARI WANITA KORBANNYA..

kau mau marah?
silahkan..
Mau caci maki dirku?
ayo, silahkan..
Ada banyak waktu yang tersedia
Belum puas?

Ludahi saja wajahku ini
Dari pada kau renggut harta termuliaku ini
Kenapa tidak kau cincang saja sekalian tubuhku ini?
Dari pada kau rampas kehormatanku
Yang selalu ingin ku pertahankan

Aku memang wanita lemah
Tak punya rudal tuk hancurkan nafsu iblismu
Tak punya geranat tuk ledakkan kegilaanmu
Juga tak punya lemari es untuk bekukan tingkah liarmu

Hanya satu yang ku punya
Yaitu pendirianku
Ingatlah selalu bahwa..
"AKU MENCINTAIMU TUK BAHAGIAKANMU. AKU MENYAYANGIMU TUK TENTRAMKAN HATIMU. DAN, BILA SUATU SAAT NANTI AKU MEMBENCIMU, ITU BUKAN BERARTI AKU INGIN MENYAKITI HATIMU.."

love you.. my babe..
Reply With Quote
  #3  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
Dari Ian Tuk Rea

INGAT KAU LAGI

T'lah ku coba tuk melupakanmu
Namun akhirnya ku ingat lagi
Mungkin Tuhan tak berkenan memisahkan kita
Walau pun kau masih tak bisa mencintaiku

Andrea..
Cinta ini begitu luar biasa mengikat hatiku
Untuk selalu adakan tempat bagimu
Tiada cinta yang lain
Yang mampu merasuki jiwaku

Ketika ku coba tuk hapus dirimu
Aku tak mampu lakukan itu
Sungguh ku selalu ingat kau
Bila ku sedang sendiri
Bayangan dirimu buat ku rindu

Andrea.. cintailah aku..
Seperti diriku yang mencintaimu
Aku tau ku t'lah berdua
Namun hanya kau yang ku cinta
Hanya kau yang mampu
Membuatku jatuh cinta seperti ini

Andrea..
Tak mampu ku lupakan dirimu
Kenangan indah kita berdua
Tak kan pernah terhapus
Sampai.. ku.. mati.

I love you, Re..
Reply With Quote
  #4  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
CINTA TAK HARUS MEMILIKI

Aku mencintaimu
Dengan seluruh cinta yang ku punya
Tanpa ku lihat siaba dirimu sebenarnya
Ku mencintaimu apa adanya

Bila memang perbedaan tak mampu menyatukan
Dan kau tak bisa bahagia denganku
Aku rela kau bersamanya
Karena cinta tak harus memiliki

Ku sadar betul siapa diriku
Tak pantas bersanding denganmu hanya karena cinta
Bahkan mungkin cintanya lebih besar dariku
Aku rela, aku ikhlas melepasmu untuknya

Ku yakin kau pasti bahagia dengannya
Karena kau mencintainya
Aku kan bahagia, kan merasa bangga
Bila kau bahagia
Reply With Quote
  #5  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
PANDANGAN PERTAMA

Malam itu bulan bersinar terang
Bintang-bintang pun tak mau kalah kemilau
Walau pun dingin dan mau hujan
Mereka tak menyerah...

Payung cintamu siap menanungiku
Melindungiku dari derasnya hujan
Mantel kasihmu menghangatkan aku
Sentuhan sayangmu tak ingin aku basah kuyup

Ingatkah kau saat pertama kita bertemu
Memang benar, dari mata pasti turun ke hati
Pandangan pertamamu memanah hatiku
Dengan panah asmara...
Reply With Quote
  #6  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
BUATLAH AKU TERTAWA

Ku tau driku lemah
Tak mampu melawan duka
Hanyalah air mata
Menghiasi wajahku...

Masa lalu itu membunuh mentalku
Mengubur semua harapanku
Memutuskan jalanku menuju masa depan

Kehadiranmu mengubah hidupku
Di tengah badai kau nyalakan lilin harapan
Cahaya cinta bersinar bagai bulan

Buatlah aku tersenyum
Buatlah aku tertawa
Terimakasih atas segala ketulusanmu
Membuatku bahagia

Buatlah aku tersenyum
Buatlah aku tertawa
Bahagiakanlah diriku
Terimakasih, kan ku balas dengan cinta sejatiku...
Reply With Quote
  #7  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
TAK SABAR MENUNGGU

Dalam sibuk ku ingat janjimu
Buru-buru ku selesaikan urusanku
Segera mandi dan mempercantik diri
Hanyalah untuk dirimu

Pukul tujuh ku sudah menunggu
Ku abaikan malu di depan temanku
Berdiri sendirian di tepi jalan
Dinginnya.. ku tahan saja..

Sungguh, aku tak sabar menunggu
Kau datang tepati janjimu
Ingin mengajakku pergi berdua
Menikmati malam bermandi cahaya bulan

Sudah pukul delapan
Namun kau tak kunjung datang
Ku coba sabar tetap menunggu
Akhirnya sampai pukul sembilan
Kau tak datang juga
Aku memilih pulang saja karena kedinginan...
Reply With Quote
  #8  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
AKU BENCI KAMU

Kau pikir, kau ini siapa?
Kau tak punya hak permainkan aku seperti ini
Ini diriku, milik diriku, bukan untuk kau hina
Kau pun tak punya alasan `tuk membenciku begini

Seharusnya yang marah itu aku
Karena kau permainkan aku
Seharusnya yang minta maaf itu kamu
Karena yang salah itu kamu

Kenapa harus aku yang mengalah?
Padahal sudah sering kau menang
Kenapa harus aku yang menurut?
Padahal setiap hari kau selalu berkuasa

Aku benci kamu
Ingin ku caci dirimu
Namun ku tak berdaya
Karena aku pun mencintaimu

Aku benci kamu
Ingin ku maki dirimu
Namun aku tak mampu
Karena aku takut kehilanganmu...
Reply With Quote
  #9  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
HUJAN DI SORE HARI

Ketika debu itu mulai meliputi dedaunan hijau
maka kesegaran tidak tampak yang ada kotor dan tak ada asa
Begitupun ketika angin mengehembus perlahan tak kuasa menghapus
Ia masih tampak dengan jelas...debu-debu yang tak berpengharapan

Aku menatapnya dalam keseharian
Debu-debu itu semakin lama semakin menebal
Hampir semua kesegaran daun itu sirna
Tak ada kehijauan yang mengundang kicau burung
Bahkan sepoi angin pun tak lagi menyegarkan

Aku ingin meraih dengan kekuatanku
Aku ingin melompat dengan segenap jiwa
Tapi tetap tak dapat kuraih daun itu bahkan hanya sekedar memberi angin barang sedikit untuk mengusir debu, aku tak mampu


Sampai akhirnya aku menengadah....
Kubuka kedua telapak tanganku....
Dalam pengharapan yang diselingi keputusasaan
Aku kirim setitik air, air murni dari jiwaku yang menjerit
Air yang meleleh dari mata batinku, menitik membasahi pipi hingga kuseka dengan telapak tanganku.....

Kudendangkan lagu-lagu yang menyebut Keesaan-Nya
Kuserahkan jiwa, batin, pengharapaan dan kuadukan keletihan jiwa
Dan....ketika jiwaku menyatu dalam air mata
Iapun bersuara.....membahana memecah keheningan alam

Dia mendengar jeritan jiwaku....dan diapun menangis seperti diriku
Dia menjerit menyatu dengan jeritanku.....
Seketika air matanya tumpah membasuh bumi yang kupijak
Dan seketika itu pula debu-debu sirna....hilang dan musnah

Selamat tinggal debu penutup kesucian batin
Selamat datang air mata pembasuh jiwa....
Reply With Quote
  #10  
Kalina Maryadi's Avatar
Mod

Recent Blog: My Best Peoples
 
Waktu itu pagi yang ditemani cahya mentari
Menembus pepohonan hijau di beranda rumah kita
Agak silau kutatap wajahmu nan ayu...
Cahaya itu berjalan menghampiri mata dan relung jiwa dari sela-sela helai rambutmu
Engkau tersenyum, cerah, secerah pancaran sinar yang semburat dari tetes embun di dedaunan...

Aku masih belia untuk mengerti gelap malam tanpa rembulan ataupun gemintang yang kadang terlalu malas untuk tersenyum.
Aku hanya mengerti bahasa kalbu dari senyum mu.
Senyuman bak siloka yang tak pernah berakhir...

Kau ajarkan aku menatap kerasnya terik sang surya
Melalui lelehan keringat yang terseka telapak tanganmu nan lembut

Bunda...tak perlu engkau berjalan terlalu jauh hanya untuk senandungkan nada cinta untukku
Sudahlah....bahkan samudra itu takkan pernah bisa berangkuh diri dengan kedalamannya dibandingkan cintamu...
Seribu bintang takkan bisa melukiskan warna cintamu untukku

Aku tahu bunda....
Aku mengerti...telah lama kisah cinta yang kudengar dari burung-burung bernyanyi tentang bagaimana engkau menimangku dengan nada-nada surgawi dari bibirmu

Katakanlah bunda....
Apakah engkau marah ketika kuletakkan debu-debu ditelapak kakimu?
Aku tak mampu bunda...samudera cintamu yang tak bertepi itu takkan pernah bisa kutebus hanya dengan titik air mataku...
Tapi setidaknya bunda....aku harapkan air mataku akan menari hingga membuatmu tersenyum dan memaafkan segala kesalahanku...

Katakanlah bunda....
Maukah engkau memaafkanku?


........
Buat Ibu
Cinta seluas samudra
Reply With Quote
Reply


Thread Tools
Display Modes



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies
Puisi-puisi Cinta Chairil yang Menggetarkan Kalina Maryadi Penulis, Buku, Sastra dan Bahasa 16
Puisi [English] gmon Penulis, Buku, Sastra dan Bahasa 5
Jikustik - Puisi kurdadia Lagu Indonesia 2
puisi hampa bion Penulis, Buku, Sastra dan Bahasa 2


Cari di indonesiaindonesia hari ini



Powered by vBulletin® Version 3.6.8
Copyright ©2000 - 2008, Jelsoft Enterprises Ltd.
Content Relevant URLs by vBSEO 3.1.0

Dicari moderator moderator terbaik di indonesia
Untuk menciptakan forum dan pusat database terbesar yang pernah dibuat orang indonesia

Indonesia Biggest Human Database, Portal and Forum
Tempat penyimpanan database manusia dan informasi berbahasa indonesia terbesar di internet
Posting dan komentar merupakan opini individu publik, isi di luar tanggung jawab indonesiaindonesia.com
Puisi-puisi Kalina Maryadi