Malaysia Terancam Kekurangan TKI
Sudahkah diri anda masuk dalam silsilah indonesia? Daftar sekarang


Kembali   indonesia > Indonesia Hari ini > Ekonomi, Politik, Hukum dan Sosial
Register
Lupa password
Gabung Sekarang Email Galeri Foto Video Radio & TV Online Livescore

Malaysia Terancam Kekurangan TKI

Jawab
 
LinkBack Alat Soal Cari Di Soal Ini Mode Tampilan
  #1  
Kalina Maryadi's Avatar
Recent Blog: My Best Peoples
Paid Mod Rea~SS501@Locop.Velo.Allnetwork.Org

Berikan Donasi Untuk MenSupport Pengembangan Member ini (?):
Support Developer with Paypal
This PayPal is Verified User
 
Tulisan: 12,114
Bintang Penghargaan : 152
Memberikan Jawaban Terbaik: 6

Malaysia Terancam Kekurangan TKI - Jawaban Terbaik Belum di Pilih

KUALA LUMPUR - Ketua Asosiasi Agen Pekerja Asing Malaysia, Jefrey Foo, kemarin mengeluhkan menurunnya minat kerja tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk mencari nafkah di negeri jiran tersebut. Menurutnya, Malaysia tak lagi menarik bagi para TKI yang sebagian besar menjadi pembantu, karena gaji yang ditawarkan sangat kecil bila dibandingkan dengan negara Asia lain seperti Hongkong dan Singapura.

Foo mengaku kondisi saat ini jauh berbeda dengan beberapa tahun lalu. Dulu, kata Foo, banyak warga Indonesia yang berbondong-bondong masuk wilayah Malaysia untuk mencari nafkah. Alasannya, Malaysia dianggap memiliki kedekatan budaya, agama serta bahasa dengan Indonesia. Tapi, semua faktor itu sekarang sudah kalah dengan daya tarik gaji yang lebih besar dengan negara lain di Asia.

Hal itu masuk akal karena rata-rata gaji yang diterima pembantu Indonesia di Malaysia hanya sekitar MYR 500 (sekitar Rp 1,3 juta) sebulan. Bandingkan dengan majikan di Hongkong dan Taiwan yang berani membayar mereka tiga hingga empat kali lipat atau setara MYR 1.800-2.000 (sekitar Rp 4,6-5,2 juta). "Gaji pembantu Indonesia di Malaysia tergolong sebagai gaji terendah di kawasan Asia," aku Foo. Singapura dan Brunei juga berani membayar mahal.

Ada banyak faktor mengapa gaji pembantu asal Indonesia di Malaysia sangat rendah. Salah satunya adalah banyak majikan yang menganggap pembantu asal Indonesia tidak terlatih, bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun seperti menyapu atau mencuci. Meski dianggap tidak terlatih, sekitar 95 persen dari 350 ribu pembantu asing yang bekerja di Malaysia berasal dari Indonesia.

Kondisi pembantu asal Indonesia tersebut jauh berbeda dengan sekitar 20 ribu pembantu asal Filipina. Desember lalu, pemerintah Filipina menetapkan gaji mereka di kisaran MYR 715-1.430 (sekitar Rp 1,8-3,7 juta) karena mereka jago berbahasa Inggris.

Selain gaji rendah, banyak perlakuan lain yang dirasakan kurang menguntungkan bagi pekerja asing di Indonesia. Seperti majikan yang tak mau membayar gaji atau bahkan melakukan kekerasan fisik, hingga tak jarang ada pembantu asal Indonesia yang pulang dalam keadaan cacat mental atau cacat fisik.
Jawab


Alat Soal Cari Di Soal Ini
Cari Di Soal Ini:

Pencarian Lebih Lanjut
Mode Tampilan


Soal yang Berkaitan
Soal Pembuka Forum Jawaban
Demokrat Ulur Pengembalian TKI Kalina Maryadi Ekonomi, Politik, Hukum dan Sosial 0
Penipu TKI Divonis 15 Bulan andree_erlangga Ekonomi, Politik, Hukum dan Sosial 0
'Penghimpunan Dana Perlindungan TKI Liar' kurdadia Ekonomi, Politik, Hukum dan Sosial 0
Penyalur TKI Sekarat Ditembak Lelaki Misterius andree_erlangga Ekonomi, Politik, Hukum dan Sosial 0
Jumhur Hidayat dan Obsesi Memperjuangkan TKI pratama_adi2001 Ekonomi, Politik, Hukum dan Sosial 0


Masih Baru di indonesiaindonesia.com? Tutorial Advanced

Cari di indonesiaindonesia



Powered by vBulletin® Version 3.6.8
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
SEO by vBSEO 3.2.0

indonesiaindonesia.com bertujuan mempertemukan dan menyatukan semua orang indonesia dalam satu tempat, dalam satu waktu
menyambung silsilah setiap orang indonesia, sekaligus menjadi sumber informasi berbahasa indonesia terbesar di internet dalam forum
Malaysia Terancam Kekurangan TKI