Spiritualisme Islam dalam Arus Modernitas : Tuhan-Tuhan Kesesatan
Sudahkah diri anda masuk dalam silsilah indonesia? Daftar sekarang


Go Back   indonesia > Spread the Knowledge for Everyone > Agama > Islam
Register for using indonesiaindonesia.com
Gabung Sekarang Email Video Search Engine

Spiritualisme Islam dalam Arus Modernitas : Tuhan-Tuhan Kesesatan

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
nizhami's Avatar
Masyarakat


 
Posts: 125
Bintang Penghargaan : 6
Memberikan Jawaban Terbaik: 1

Jawaban Terbaik Belum di Pilih oleh OP: Spiritualisme Islam dalam Arus Modernitas : Tuhan-Tuhan Kesesatan

"Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan 'Allah.." al-An'am : 116

Rata2, ketika seorang Muslim (dg huruf kapital, artinya pemeluk Islam. Tanpa huruf kapital, Islam tradisional menganggap semua di alam semesta adalah 'muslim') bila ingin bekerja sama dg dunia modern (sebuah kultur budaya yg dominan skarang ini) maka ia seperti berdiri di luar rumah dan mengintai apa yg terjadi di dalam rumah (Islam tradisional).

Dan 'kebanyakan orang' sudah tidak peduli dengan apa yg terjadi di dalam rumah. Sibuk diluar rumah, 'mengikuti kebanyakan orang', pdahal (kata Qur'an) 'mereka akan menyesatkanmu'. Siapakah 'mereka' ini?

Mereka adalah syaithan, setan. Sayangnya, dg seiring majunya akal, semakin banyak Muslim yang justru tidak lagi percaya dg setan. Jika setan bukan dlm bentuk yang terpersonalisasikan, setidak2nya setan adalah sebuah pengaruh ataupun kecenderungan, inilah tipu daya, kesesatan.

Untuk memahami kejahatan modern sangatlah rumit, begitu banyak 'cabang' dan 'akar' lembut yang kita tidak menyadarinya. Tidaklah mengherankan bila ada kelompok2 Muslim yang sadar akan akibat korosif modern westernisasi thd dunia (tradisional) mereka, mereka memandang proses modernitas ini sebagai proses satanik.

Manusia modern akan berusaha berpikir normal atau setidaknya ingin dianggap normal. Sebuah evolusi standarisasi yg berkembang pesat. Padahal, 'normal', dulunya berasal dari kata Norm, aturan agama, sebuah cita2 yang agung. Dan sekarang, sesuatu yang normal adalah bila sama dengan orang lain.

Jika mayoritas manusia berada dlm kesesatan, maka tersesat akan menjadi sesuatu yang normal. Suara mayoritas adalah benar, inilah pondasi demokrasi modern dewasa ini. Masalahnya adalah bahwa mayoritas manusia modern slalu mengubah pola pikirnya dari generasi ke generasi selanjutnya. Perlahan tapi pasti, kuantitas telah mengalahkan kualitas dan keragaman telah menaklukkan keesaan.

Seorang filsuf Katholik, Gustave Thibon, mengibaratkan peradaban modern sbg kereta yg melaju kencang ke arah jurang atau dinding tebal. Setiap mil yg ditempuhnya, penyejuk udara selalu diperbarui dan kursi2 menjadi semakin empuk. Kereta tersebut senantiasa menawarkan kenyamanan, kecuali satu hal, tanda bel bahaya! Bahkan kalaupun ada, siapa yg membunyikannya? Adakah juga masinis? Hanya hawa nafsu-lah yg membuat kereta tersebut melaju semakin cepat.

Dalam masyarakat modern perkotaan, tingkat korosif modernitas akan jauh lebih mengenaskan. Pikiran akan tersita habis untuk teori2 konklusif kebahagiaan, ilmu psikologi berkembang pesat. Persepsi atau pandangan 'kebanyakan orang' menjadi sangat penting, mereka merasa hidup akan menyedihkan bila belum mencapai ini itu seperti 'kebanyakan orang'.

Sbagai manusia yg lahir di jaman serba modern, kita tdak mungkin meninggalkan modernitas krn bagaimanapun juga Islam adalah agama yang dinamis, agama yg mengikuti perkembangan jaman. Namun, tidak selayaknya juga kita mengabaikan sisi tradisional, yang Qur'an selalu menyuruh untuk belajar dari 'orang-orang terdahulu'.

Mengambil istilah dari Thibon, bisakah kaum Muslim atau pemeluk agama lain untuk bersama2 membunyikan bel tanda bahaya akan arus modernitas ini?

sumber :
- Charles Le Gai Eaton (Remembering God: Reflection on Islam)
- Hamka (Tafsir al-Azhar)
- Quraish Shihab (Agama dan Logika)
- Karen Armstrong (Islam, Short History)
- nizhami
Reply With Quote
  #2  
gupy15's Avatar
Recent Blog: Kota Masa Depan
Paid Mod

Berikan Donasi Untuk MenSupport Pengembangan Member ini (?):
Support Developer with e-gold
 
Posts: 1,749
Bintang Penghargaan : 14
Memberikan Jawaban Terbaik: 1

Re: Spiritualisme Islam dalam Arus Modernitas : Tuhan-Tuhan Kesesatan

Modernitas tidak akan memberikan pengaruh negatif bila iman seseorang sudah kuat.
Dia akan ikut arus modernitas, tapi keyakinannya akan Tuhan akan menjaganya dari hal-hal yang dilarang agama.

Contohnya: Orang jepang menganutu kehidupan modern, tapi mereka masih menganut nilai2 keprcayaan yang diterjemahkan dalam kebudayaan
__________________

Review bisnis kecil2an
Reply With Quote
  #3  
efforta's Avatar
Masyarakat Baru


 
Posts: 4
Bintang Penghargaan : 0

Re: Spiritualisme Islam dalam Arus Modernitas : Tuhan-Tuhan Kesesatan

Quote:
Originally Posted by gupy15 View Post
Modernitas tidak akan memberikan pengaruh negatif bila iman seseorang sudah kuat.
Dia akan ikut arus modernitas, tapi keyakinannya akan Tuhan akan menjaganya dari hal-hal yang dilarang agama.

Contohnya: Orang jepang menganutu kehidupan modern, tapi mereka masih menganut nilai2 keprcayaan yang diterjemahkan dalam kebudayaan
but iman di jaman modrn ini makin ilang aja.

Contohnya: kerja sehari, awalnya doa minta rizki,dah dapet,mabok2 deh...{pengalaman gw blom lama ini}
Reply With Quote
  #4  
nizhami's Avatar
Masyarakat


 
Posts: 125
Bintang Penghargaan : 6
Memberikan Jawaban Terbaik: 1

Re: Spiritualisme Islam dalam Arus Modernitas : Tuhan-Tuhan Kesesatan

Welcome gupy n eforta..
Jepang? Bila kita melihat anak2 muda jepang sekarang, apa bedanya dg di barat? Gak ada bedanya, ini menurut beberapa teman yg kuliah disana. Yg tersisa dr jepang hanyalah tinggal nilai2 'budaya' bukan interpretasi spiritual.
__________________
Karena terpaku pada bentuk engkau tak menyadari makna. Bila engkau bijak, ambillah mutiara dari cangkangnya.
Reply With Quote
Reply


 

Pergunakan juga fitur Alquran Online dan Terjemahan nya sebagai bahan kajian atau sumber

 

Thread Tools
Display Modes



Similar Threads
Thread OPening Forum Replies
Gimana Memahani Tuhan dalam Hindu?? enteraja Hindu 1
Tuhan tahu Mrs_Sumart1 Kristen Protestan 0
Tips bekerja di dalam Tuhan Mrs_Sumart1 Kristen Protestan 0
Memiutangi Tuhan Mrs_Sumart1 Kristen Protestan 0
Pasrah dalam Ketergantungan Sepenuhnya kepada Tuhan Mrs_Sumart1 Kristen Protestan 0


Masih Baru di indonesiaindonesia.com? Tutorial Advanced

Cari di indonesiaindonesia



Powered by vBulletin® Version 3.6.8
Copyright ©2000 - 2009, Jelsoft Enterprises Ltd.
Content Relevant URLs by vBSEO 3.1.0

Semua orang indonesia berkumpul di indonesiaindonesia.com, menyatukan semua orang indonesia dalam satu website
forum berfungsi mendapatkan jawaban dari semua pertanyaan dalam berbagai bidang, dan menjadi sumber informasi berbahasa indonesia terbesar di internet
posting dan komentar merupakan opini publik, isi di luar tanggung jawab indonesiaindonesia.com
Spiritualisme Islam dalam Arus Modernitas : Tuhan-Tuhan Kesesatan