Film Hollywood: Avatar

Bls: Film Hollywood: Avatar

107387large.jpg


[ Jum'at, 25 Desember 2009 ]
Avatar segera Balik Modal, Lima Hari Hasilkan Rp 3,1 Triliun
LOS ANGELES - Kekhawatiran bahwa Avatar akan menjadi film termahal yang bakal jeblok di pasaran terhapus sudah. Hanya dalam lima hari tayang, film yang disebut-sebut berbiaya USD 500 juta (Rp 4,7 triliun) itu nyaris mencapai BEP (break even point, titik impas).

Dikutip dari situs penghitung box office, boxofficemojo, kemarin, selama lima hari itu, total perolehan film garapan James Cameron tersebut mencapai USD 329.266.915 (sekitar Rp 3,1 triliun). Sebesar 66 persen didapat dari pasar internasional, yakni USD 219.769.153 (Rp 2 triliun). Sisanya, USD 109.497.762 (Rp 1,1 triliun) didapat dari domestik.

Tak hanya sukses itu yang didapat Avatar. Pendapatan yang diperoleh pada pekan pertama di AS dan Kanada sejak pemutaran perdana 18 Desember lalu juga mencatat rekor tersendiri. Di tiga hari penayangan, film itu meraih USD 77 juta (Rp 731 miliar). Angka itu merupakan perolehan tertinggi pembukaan film nonsekuel, remake, atau adaptasi yang pernah ada. Selain itu, film berdurasi 2 jam 40 menit tersebut menjadi film yang dirilis di luar musim panas dengan pendapatan terbanyak dalam negeri.

Sementara ini pencatatan rekor pendapatan film jarang terjadi pada Desember. Pada bulan itu bisnis dianggap masuk masa lesu karena ada di musim libur akhir tahun. Namun, Avatar bisa mematahkan teori tersebut.

Menurut Ben Fritz dari Los Angeles Times, pemasukan untuk Avatar akan terus meningkat. ''Dalam sepekan lagi, saya tak akan kaget bila Avatar telah mencapai pendapatan USD 350 juta (Rp 3,35 triliun) dari dalam negeri (AS dan Kanada) saja,'' tuturnya.

Meski pemasukan mengalir deras, 20th Century Fox tetap merasa perlu menggenjot promosi. Saat ini para pemain dan Cameron berada di Asia. Mereka mengunjungi Jepang lalu ke Tiongkok. ''Kami berharap dan sangat yakin pemerintah serta masyarakat Tiongkok menyambut baik film ini,'' kata Cameron dikutip dari situs CRI online.

Cameron serius membidik pasar Tiongkok. Dengan jumlah penduduk lebih dari 1 miliar jiwa, Tiongkok adalah pasar yang sangat gemuk. Sejumlah pengamat memperkirakan pendapatan di situ saja sudah cukup menutup biaya produksi. Rencananya, Avatar premiere di Tiongkok 4 Januari mendatang.

Bila segala sesuatu berjalan lancar, film yang dibiayai Fox bersama Dune Entertainment dan Ingenious Partners tersebut tak akan sulit menembus pendapatan USD 1 miliar (Rp 9,4 triliun).

Meski terbilang fantastis, angka itu belum bisa mengalahkan film Cameron sebelumnya, Titanic. Dirilis pada 1997 film yang dibintangi Leonardo DiCaprio tersebut meraih pemasukan USD 600 juta (Rp 5,7 triliun) dari pasar domestik dan USD 1,8 miliar (Rp 17,1 triliun) dari seluruh dunia.

Tentang Pendapatan Avatar

Diputar Perdana: 18 Desember 2009
Biaya Produksi: USD 500 juta (4,7 triliun)
Pemasukan Domestik Akhir Pekan: USD 77 juta (Rp 731 miliar)
Pemasukan Total Lima Hari: USD 329 juta (Rp 3,1 triliun)
 
Bls: Film Hollywood: Avatar

Pemasukan Avatar Tembus Rp 7 Triliun
LOS ANGELES - Pemasukan film Avatar terus bertambah. Kurang dari dua minggu pemutaran, film bergenre sci-fi itu telah meraup penghasilan USD 745 juta (sekitar Rp 7 triliun). Menambah kesuksesannya, Presiden AS Barack Obama beserta keluarga juga menonton film tersebut pada perayaan Tahun Baru 2010.

Dengan kondisi itu, bukan hal sulit mencatat pemasukan USD 1 miliar (Rp 9,4 triliun) bagi film yang bercerita tentang planet eksotis yang dihuni makhluk berwarna biru tersebut. Bila tercapai, itu berarti James Cameron adalah sutradara pertama yang mencatatkan filmnya dua kali berturut-turut menembus pendapatan USD 1 miliar.

Pihak 20th Century Fox pun, tampaknya, bisa lega. Investasi gambling mereka USD 500 juta (Rp 4,7 triliun) telah membuahkan hasil nyata. Editor majalah Heat Magazine Charles Grant mengatakan bahwa Fox sebenarnya sangat spekulatif mengucurkan dana sebanyak itu untuk film sci-fi. ''Dengan tidak ada artis kelas A dan tipe cerita yang seperti itu. Namun, James Cameron membuktikan bahwa Avatar bisa lepas dari genre sci-fi biasa dan membuktikan keberhasilannya. Ini sangat luar biasa,'' tuturnya.

Selain sukses finansial, para selebriti memuji film itu setinggi langit. Ketika datang ke acara Tonight Show, aktor Ben Stiller tak kuasa menahan kekagumannya terhadap Avatar yang baru saja dilihatnya. ''Benar-benar luar biasa. Akan menjadi film yang sangat mengagumkan,'' tuturnya.
 
Bls: Film Hollywood: Avatar

109587large.jpg


Pemasukan Avatar Tembus USD 1 Miliar
Diperkirakan Juga Sukses di Oscar

LOS ANGELES - Melalui pekan kedua pemutaran, film Avatar masih menunjukkan keperkasaannya. Film sci-fi garapan James Cameron tersebut berhasil duduk di puncak box office pekan ini dengan pemasukan yang sanggup membuat hati studio 20th Century Fox lega.

Di minggu keduanya itu, Avatar meraup pemasukan domestik sebesar USD 68,3 juta (sekitar Rp 648 miliar), hanya turun sedikit di akhir pekan pertamanya yang mendapatkan USD 77 juta (sekitar Rp 725 miliar). Total selama 17 hari pemutaran di AS dan Kanada, Avatar sudah mendulang USD 352,1 juta (sekitar Rp 3,3 triliun).

Dengan total tambahan pendapatan di seluruh dunia sebesar USD 666 juta (sekitar Rp 6,2 triliun), Avatar sudah mencapai USD 1,01 miliar (sekitar Rp 9,5 triliun). Sukses itu membuat Avatar tergabung dalam kelompok film berpenghasilan di atas USD 1 miliar yang selama ini hanya pernah diraih oleh empat judul.

Pemasukan itu hanya didapat Avatar dalam 17 hari. Sementara itu, The Dark Knight membutuhkan waktu hampir dua bulan untuk membukukannya. Luar biasanya lagi, Avatar mencapainya pada akhir pekan panjang Natal dan tahun baru, saat orang-orang biasanya sibuk berbelanja. Kondisi positif lain, biasanya, pemasukan film blockbuster mengalami penurunan 20 hingga 30 persen pada pekan selanjutnya. Namun, itu tidak terjadi pada Avatar yang terbukti tetap stabil pendapatannya.

''Seperti kereta barang yang terus melaju dengan stabil,'' kata Kepala Distribusi Fox Bert Livingston seperti dikutip dari Associated Press. ''Inilah yang terjadi, orang-orang merasa harus melihat sendiri. Bahkan, termasuk orang-orang yang tidak suka pergi ke bioskop sekalipun,'' imbuhnya. Livingston mengklaim, pesona Avatar membuat mereka merasa harus menyaksikannya sekali, dan para pecandu film menontonnya sampai beberapa kali. Itu juga mencatatkan rekor sendiri bagi James Cameron. Dia adalah sutradara pertama yang berhasil membawa dua filmnya menembus USD 1 miliar. Sebelumnya, film Titanic besutan Cameron pada 1997 sukses ditahbiskan sebagai film terlaris sepanjang masa dengan raihan USD 1,8 miliar (sekitar Rp 16,9 triliun).

Selain Avatar dan Titanic, tiga film lainnya yang berhasil menembus USD 1 miliar adalah Lord of The Rings: The Return of the King dengan raihan USD 1,1 miliar (sekitar Rp 10,6 triliun), Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest USD 1,06 miliar (sekitar Rp 9,9 triliun), dan The Dark Knight yang menghasilkan USD 1 miliar (sekitar Rp 9,6 triliun).

Menurut situs Hollywood.com, panen pendapatan dari bioskop tak hanya dirasakan oleh Avatar, tetapi oleh industri film secara keseluruhan. Sepanjang 2009, industri film Hollywood mendapatkan USD 10,6 miliar (sekitar Rp 99,8 triliun). Itu melampaui rekor pada 2007 yang mencapai USD 9,7 miliar (sekitar Rp 91 triliun).

Menariknya lagi, Avatar membuat fenomena baru. Yakni, melambungnya minat untuk menonton bioskop dalam format 3D atau IMAX. Buktinya, Avatar mendulang USD 66,4 juta (sekitar Rp 625 miliar) hanya dari bioskop dengan format mega-screen tersebut.

Selain sukses secara finansial, Avatar tampaknya bakal mengekor sukses Titanic dalam pencapaian penghargaan. Pada 1997, Titanic menyabet sebelas Oscar, termasuk film terbaik dan sutradara terbaik. Dengan sukses mengombinasikan format 3D, efek visual, genre sci-fi, serta plot cerita yang kuat dan romantisme yang tak cengeng, Avatar diperkirakan juga bakal sukses dalam perhelatan Oscar Maret mendatang. Apalagi, sepanjang 2009 ini, belum ada film besar yang diperbincangkan di bursa Academy Awards. Oleh sejumlah pengamat film, kemunculan film berbujet USD 500 juta tersebut dirupakan sebagai kesatria dalam kegelapan. Sebelum itu terjadi, Avatar telah mencatat prestasi masuk empat nominasi ajang Golden Globes 2010 yang malam puncaknya berlangsung 17 Januari mendatang.

sukses amat nih film yak
 
Bls: Film Hollywood: Avatar

110336large.jpg


Avatar Selangkah Lagi Akan Jadi Film Terlaris Sepanjang Masa
LOS ANGELES - Pemasukan film Avatar terus bertambah. Selangkah lagi bukan tak mungkin film garapan James Cameron itu akan menjadi film terlaris sepanjang masa. Posisi bergengsi tersebut saat ini masih ditempati Titanic. Film yang juga digarap Cameron itu mendapatkan pemasukan total USD 1,8 miliar (Rp 16,9 triliun) saat ditayangkan pada 1997.

Selain merajai box office, penghasilan dari penjualan tiket Avatar terbilang luar biasa. Kurang dari tiga minggu diluncurkan, film produksi studio 20th Century Fox tersebut menghasilkan USD 1,13 miliar (Rp 10,3 triliun ). Jumlah itu melampaui penghasilan The Lord of the Rings: The Return of the King yang sebelumnya duduk di posisi kedua film terlaris sepanjang masa dengan raihan USD 1,1 miliar (Rp 10,6 triliun).

Tingginya penghasilan yang diraih Avatar tersebut diperkirakan karena harga tiket 3D-nya terbilang mahal. Namun, hal itu tidak mengubah apa pun. Avatar tetap menorehkan prestasi. Berbagai rekor dicatat film berdurasi 2 jam 40 menit tersebut.

Awal bulan ini, Avatar menjadi film tercepat yang meraup penghasilan USD 1 miliar (Rp 9,6 triliun) untuk penjualan tiket di seluruh dunia. Dikutip dari situs boxofficemojo kemarin, rincian pemasukan Avatar adalah dari pasar domestik USD 374 juta (Rp 3,4 triliun) dan wilayah internasional USD 757 juta (Rp 6,9 triliun). Jumlah itu pasti bertambah karena Avatar masih diputar di bioskop hingga saat ini.

Penghasilan tersebut tentu setara dengan kerja keras Cameron dan krunya. Pasalnya, film yang mengombinasikan antara teknologi digital dan aksi riil itu juga menelan biaya besar sekitar USD 500 juta (Rp 4,6 triliun).

Untuk Oscar, Avatar berpeluang mengekor jejak Titanic yang berhasil memenangi 11 piala. Sejak Desember lalu, Avatar diprediksi membawa pulang setidaknya sembilan piala Oscar.

Banjir uang yang menggenangi Avatar sangat mungkin membuat film itu mempunyai sekuel. Dalam sebuah wawancara, Cameron menyatakan akan membuat Avatar menjadi film trilogi. Namun, ada syaratnya.

''Saya merasa harus membuat sekuel kedua sekarang. Namun, itu hanya terjadi jika kami bisa menghasilkan banyak uang dari film pertama,'' terang Cameron. ''Saya sudah memiliki gambaran sekuel kedua dan ketiganya, tapi mulut saya terkunci,'' tambahnya.

Sementara itu, dikabarkan juga bahwa Cameron akan membuat film lain lagi. Kali ini bukan bergenre fiksi ilmiah. Melainkan sebuah film yang diambil dari buku karangan Charles Pellegrino. Judulnya The Last Train From Hiroshima: The Survivors Look Back. Buku tersebut mengisahkan tentang dua hari menegangkan selama dan sesudah bom atom di Hiroshima, Jepang. Saksi hidup, yaitu warga Jepang dan pilot AS, menjadi sumber utama buku itu.
 
Bls: Film Hollywood: Avatar

Selama Empat Minggu Berturut-Turut, Avatar Merajai Box Office
LOS ANGELES - Avatar masih perkasa. Film yang bercerita tentang perjuangan makhluk biru setinggi sepuluh kaki, penghuni Planet Pandora, melawan nafsu ekspansi manusia tersebut tetap merebut hati penikmat film. Selama empat minggu berturut-turut, Avatar merajai box office.

Pekan ini, Avatar mencatat pemasukan USD 48,5 juta (Rp 443 miliar) dan menjadi pemuncak di AS dan Kanada. Bila ditotal dengan pendapatan sebelumnya di seluruh dunia, kini Avatar telah mencatat pendapatan USD 1,34 miliar (Rp 12,2 triliun) dan menjadi film terlaris kedua sepanjang masa setelah Titanic.

Sedangkan pendapatan domestik mencapai USD 429 juta (Rp 3,9 triliun). Torehan itu menjadikan film garapan James Cameron tersebut sebagai film keenam terlaris di pasaran sepanjang masa. Dalam waktu 24 hari, Avatar menumbangkan rekor pendapatan Transformers: Revenge of the Fallen yang menjadi nomor satu pendapatan pada 2009.

Selain itu, Avatar hanya butuh USD 100 juta (Rp 960 miliar) lebih sedikit untuk mengalahkan rekor pendapatan domestik The Dark Knight USD 533 juta (Rp 4,8 triliun). Saat ini, The Dark Knight menjadi nomor dua terlaris sepanjang masa di pasaran domestik AS.

''Kami yakin akan menumbangkan semua rekor secepatnya. Film ini masih akan lama bertahan di bioskop dan kami yakin animo masyarakat masih tinggi,'' kata Kepala Distribusi 20th Century Fox Bert Livingston sebagaimana dikutip Associated Press.

Urutan kedua dalam box office masih diduduki Sherlock Holmes. Namun, pendapatannya jauh di bawah Avatar, yakni USD 16,6 juta (Rp 151 miliar) akhir pekan kemarin.

meroket teruuusss sampe bener-bener nyampe di Pandora (nama planet di film Avatar) Wow.. hebat yaa!! gile busetttt :D James Cameron emang tokceerr
 
Bls: Film Hollywood: Avatar

Menakar Peluang Avatar di Perhelatan Oscar

Jadi Makhluk Biru, Artis Dianggap Susah Masuk Nominasi

Avatar menjadi film yang paling menyita banyak perhatian saat ini. Dimulai dengan biaya produksi yang mencapai angka fantastis, USD 500 juta, hingga beragam rekor pendapatan yang ditorehkan. Film tersebut juga baru saja ditahbiskan sebagai yang terbaik kategori drama di Golden Globe Awards pada Minggu (17/1). Namun, itu semua bukan jaminan kuat bagi film bergenre scifi tersebut untuk mendominasi perhelatan Oscar Maret mendatang.

---

KEBERHASILAN Avatar dari segi finansial tidak perlu diragukan. Lima minggu tayang, film garapan James Cameron itu berhasil meraup total pemasukan USD 1,6 miliar (Rp 14, 7 triliun). Angka tersebut membuat dia membayangi pendapatan Titanic sebagai film terlaris sepanjang masa dengan perolehan USD 1,8 miliar (Rp 16 triliun).

Sukses itu dibarengi dengan perolehan dua piala Globes. Namun, sejumlah pengamat mengatakan, pintu Avatar untuk Oscar belum terbuka lebar. Apalagi, dalam sepuluh tahun terakhir, persentase film terbaik Globe yang kemudian juga menjadi terbaik di Oscar hanya 60 persen.

Dikutip dari Reuters, persentase yang lebih baik justru dimiliki perhelatan Critic's Choice Awards. Dalam sepuluh tahun terakhir, delapan film pilihan penghargaan tersebut menjadi film terbaik Oscar. Tahun ini, ajang itu menghasilkan The Hurt Locker sebagai pemenang film terbaik. Meski tak bisa dijadikan patokan, tetap saja itu adalah sinyal yang perlu diwaspadai Avatar.

"Tanda bahaya" lain, meski Avatar mendapatkan sambutan antusias, kelompok-kelompok kritikus ternama (di Los Angeles, New York, dan The National Society of Film Critics) tampaknya cenderung memilih The Hurt Locker, yang dibesut mantan istri Cameron, Kathryn Bigelow.

Sejumlah pengamat memperkirakan Avatar sulit menyamai pencapaian Titanic soal penghargaan Oscar. Titanic dulu dinominasikan dalam 14 kategori dan memenangi sebelas di antaranya. Semua keraguan tersebut berdasar satu hal: dominannya peran 3D dalam pembuatan Avatar.

Di Titanic, ada aktor dan aktris yang bisa memainkan mimik dan emosi. Di Avatar, porsi itu kurang. Pertanyaannya, apakah Zoe Saldana yang sepanjang film berubah menjadi makhluk biru setinggi 10 kaki dengan bantuan komputer bisa masuk nominasi aktris terbaik? Para pengamat menganggap para aktor dan aktris yang bermain di Avatar lebih sering menggunakan suara ketimbang tampilan.

Avatar sendiri mulai meng-counter sejumlah keraguan tersebut. Produser film itu, Jon Landau, menjelaskan bahwa film tersebut bagus karena pemeran yang memang bagus. "Mereka (para pemain Avatar, Red) adalah aktor dan aktris bagus. Apa yang Anda lihat di layar adalah akting mereka. Bukan suara mereka saja," kelitnya.

Cameron turut membela para bintangnya. "Mereka adalah seniman tulen yang memberikan reaksi emosional dan jiwa dalam film tersebut," ungkap dia.

Cameron menganggap itu sebagai sebuah genre baru dalam film, seperti halnya karakter Gollum dalam The Lord of The Rings. Penerimaan genre dan karakter baru seperti warrior princess dalam Oscar pernah terjadi pada 1986. Yang menarik, juga terjadi dalam film garapan Cameron, Alien. Kala itu Sigourney Weaver yang juga terlibat dalam Avatar memenangi Oscar lewat peran sebagai Ellen Ripley.

Satu hal yang menguntungkan Avatar, panitia Oscar mengumumkan akan memperbanyak nomine film terbaik. Yang semula lima menjadi sepuluh film. Tujuannya, memperlebar cakupan. Dengan kondisi itu maka film-film blockbuster bisa masuk nominasi. Pengumuman nominasi Oscar dibacakan pada 2 Februari mendatang.
 
Bls: Film Hollywood: Avatar

[ Jum'at, 22 Januari 2010 ]
Avatar Masuk Delapan Nominasi di British Academy Film Awards

LONDON - Peta film yang bakal merajai perhelatan Oscar mendatang, tampaknya, tak jauh-jauh dari ini: Avatar, The Hurt Locker, The Blind Side, Up in the Air, dan Precious: Based on the Novel Push by Sapphire. Dalam sejumlah festival film tahun ini, nominasi dan pemenang tak beranjak dari film-film tersebut.

Terbaru, dikutip dari Reuters, film Avatar garapan James Cameron kembali bersaing ketat dengan The Hurt Locker yang merupakan besutan mantan istri Cameron, Kathryn Bigelow. Dua film itu masuk dalam delapan nominasi ajang British Academy Film Award yang baru diumumkan kemarin (21/1). Selain dua film itu, film garapan sineas tuan rumah, Inggris, yang berjudul An Education mendapatkan delapan nominasi.

Nominasi untuk film terbaik tak jauh berbeda dengan Golden Globe Ke-67 ataupun sejumlah festival sebelumnya. Yakni, Avatar, The Hurt Locker, An Education, Up in the Air, dan Precious. Malam puncak acara yang disebut Oscar-nya Inggris itu dihelat pada 21 Februari mendatang.

Hanya memang, perhatian tetap tertuju pada Avatar. Selain pencapaian dalam festival, Avatar terus mencetak rekor pendapatan dan selama lima minggu berturut-turut bertahan di box office dengan gradasi penurunan pendapatan yang pelan.

Bahkan, Avatar yang sudah lima minggu rilis masih terlalu perkasa untuk film terbaru Denzel Washington Book of Eli, sebuah film aksi menegangkan yang mendapat apresiasi positif. Pekan ini Book of Eli hanya mendapatkan USD 38,4 juta (Rp 356 miliar), sedangkan dalam durasi yang sama Avatar mendapatkan USD 54 juta (Rp 501 miliar).

''Rekor baru pasti akan tercipta. Cameron pasti berhasil menenggelamkan rekor Titanic, kapalnya sendiri,'' kata kepala analis Exhibitor Relations Jeff Bock.

Ada fenomena yang menguntungkan bagi Avatar. Seperti membenarkan ramalan James Cameron sendiri, Jeff Bock mengatakan orang rela menonton lebih dari dua kali, baik dalam versi 2D maupun 3D. ''Karena orang-orang akan merasa sangat 'ketinggalan' dalam perbincangan bila tak menonton Avatar dalam dua versinya. Ini fenomena luar biasa untuk sebuah film yang dirilis di luar musim panas,'' ucapnya.

gak habis prestasinya :)
 
Bls: Film Hollywood: Avatar

113532large.jpg


Penjualan Tiket Internasional Avatar Tumbangkan Titanic

Minggu Keenam Avatar Tetap di Puncak

LOS ANGELES - Prediksi bahwa Avatar dapat menggusur posisi Titanic sebagai film terlaris sepanjang masa tampaknya bakal menjadi kenyataan. Terbukti, pada pekan keenam pemutaran, Avatar masih menduduki puncak box office secara berturut-turut. Minggu ini, pendapatan domestik film garapan James Cameron itu USD 36 juta (Rp 334 miliar).

Sebagaimana dirilis Reuters, dengan tambahan perolehan tersebut, itu berarti di pasaran AS dan Kanada Avatar telah meraup USD 552 juta (Rp 5,1 triliun). Torehan tersebut membuat Avatar sukses menggulingkan The Dark Knight di posisi kedua film terlaris domestik dengan pemasukan USD 533 juta (Rp 4,9 triliun).

Tapi, yang paling ditunggu adalah pemecahan rekor film terlaris sepanjang masa. Hingga kini, pemasukan domestik dan internasional Avatar mencapai USD 1,841 miliar (Rp 17,138 triliun). Jumlah itu hanya kurang USD 2 juta (Rp 18,6 miliar) dari Titanic. Film yang juga dibesut Cameron itu 12 tahun lalu total mendapatkan USD 1,843 miliar (Rp 17,139 triliun).

Sebelum hal itu tercapai, Avatar membuat satu lagi catatan manis. Yakni, penjualan tiket internasionalnya telah menumbangkan Titanic. Bila Titanic mendapatkan USD 1,24 miliar (Rp 11,532 triliun), Avatar mencatat pendapatan USD 1,29 miliar (Rp 11,997 triliun). ''(Rekor Titanic) pasti tumbang pekan ini dan hasilnya bisa dilihat Senin pekan depan,'' kata Chris Aronson, kepala distribusi Fox.

Selain itu, pemasukan Avatar sukses memecahkan rekor tercepat. Hanya selama 37 hari, Avatar mengalahkan The Dark Knight. Padahal, The Dark Knight butuh waktu dua bulan untuk mencapai perolehannya tersebut.

''Kita tengah menyaksikan sejarah box office,'' kata analis Paul Dergarabedian, box office Hollywood.com. ''Kita semua melihat bagaimana semua rekor besar box office tumbang dan Avatar belum menunjukkan tanda-tanda melemah,'' ujarnya. Dergarabedian mengatakan, salah satu keuntungan Avatar adalah tidak ada film yang setara dengannya saat diluncurkan Desember lalu. Inilah yang akan terus membuat Avatar mencetak rekor.

Selain itu, Avatar diprediksi bisa berbicara banyak di Oscar mendatang. Meski gagal total di kancah Screen Guilds Awards akhir pekan lalu, Dergarabedian mengatakan bahwa kesuksesan Avatar di bidang finansial akan diikuti dengan pencapaian serupa dalam festival film.

Untuk menjadi yang terbaik, Avatar harus bersaing ketat dengan The Hurt Locker. Dalam beberapa ajang penghargaan terakhir, film garapan mantan istri Cameron, Kathryn Bigelow, itu telah memenangkan sejumlah piala. Sukses meraih gelar film terbaik perhelatan Critic's Choice, The Hurt Locker kembali membawa pulang predikat yang sama di acara Producers Guild of America di Hollywood Palladium kemarin pagi WIB (Minggu malam waktu setempat).

Film tentang perang di Iraq itu mengalahkan Avatar, Inglourious Basterds, dan Up in the Air.
 
Bls: Film Hollywood: Avatar

Avatar Berhasil Tumbangkan Titanic, Pemasukan Total Rp 17,4 triliun

LOS ANGELES - Rekor baru dunia film tercipta. Avatar akhirnya berhasil menumbangkan Titanic. Dengan catatan pemasukan total USD 1,859 miliar (Rp 17,4 triliun) pada Senin lalu (25/1) lalu, kisah para makhluk biru itu sukses ditahbiskan sebagai film terlaris sepanjang masa.

Sebelum ini 12 tahun rekor dipegang Titanic dengan perolehan USD 1,843 miliar (Rp 17,2 triliun). Hebatnya, dua film itu sama-sama hasil besutan sutradara James Cameron. Itu berarti Cameron mencatat sejarah dengan membuat dua film secara berurutan yang keduanya menduduki peringkat satu.

Luar biasanya lagi, seperti dikutip AFP, Avatar mencatat pendapatan sebanyak itu hanya dalam 39 hari. Sementara Titanic membutuhkan waktu 41 minggu untuk meraih rekor tersebut. Tak bisa dimungkiri, pendapatan Avatar paling besar merupakan hasil sumbangan bioskop 3D yang memang mematok harga lebih mahal. Dari total pendapatan Rp 17,4 triliun, 72 persen di antaranya dihasilkan bioskop 3D.

Menurut analis box office Jeff Bock, Cameron layak disebut king of the world (mengacu dialog Leonardo DiCaprio pada film Titanic, Red). ''Persis seperti kisah Titanic. Banyak yang dulu menyangsikan bisa tenggelam, tapi toh akhirnya tenggelam juga. Hebatnya lagi, yang menenggelamkan adalah sang kapten kapal sendiri, James Cameron, yang membawa dunia baru,'' kata Bock.

Bock memuji setinggi langit sutradara yang beristrikan aktris Suzy Amis tersebut. ''Dia adalah kombinasi langka antara ahli strategi film dan pesulap. Film-filmnya tidak mainstream. Selalu seperti pertunjukan megah, dan Anda harus menontonnya untuk bisa percaya,'' katanya. ''Film-filmnya selalu menjadi ikon kultural pada masanya,'' imbuhnya.

Avatar yang ongkos produksinya mencapai USD 500 juta (Rp 4,6 triliun) memang megah dan kolosal. Berdurasi dua jam 40 menit, film itu ditunjang penggunaan teknologi 3D terbaru serta digarap empat tahun.

Kisah bersetting di sebuah planet bernama Pandora, yang mineralnya dieksploitasi oleh perusahaan pertambangan manusia. Ceritanya klasik, sebuah perusahaan yang tak mengindahkan alam dan hanya mengeksploitasinya sampai habis. Kemudian, Na'vi, ras penghuni planet tersebut, melawan.

''Memang film itu adalah sebuah metafora. Tidak terlalu politis sebagaimana yang dibayangkan orang, tapi saya hanya ingin timbul kesadaran untuk memperlakukan alam dengan lebih baik,'' kata Cameron.

Pihak studio mengatakan, tema perlindungan alam, menghargai kehidupan, dan perdamaian menjadi salah satu kunci sukses film ini. Dan, itulah yang membuat masyarakat berduyun-duyun menontonnya. Romantisme yang terbangun antara cinta karakter Jake Sully dan Neytiri juga menciptakan sensasi tersendiri saat menyaksikan film tersebut.

Kabar sukses ini diikuti sejumlah cerita di beberapa negara pemutar Avatar. Salah satunya di Tiongkok. Di negeri Tirai Bambu tersebut pemutaran Avatar harus dihentikan untuk sementara mulai besok (29/1). Penyebabnya, pemerintah ingin agar film kolosal tentang salah satu filsuf besar Tiongkok yang menjadi dasar peradaban Confucius dirilis. Pemerintah ingin agar penikmat film menyaksikan lebih dulu film yang dibintangi Chow Yun-Fat tersebut. Kalau Avatar terus diputar, dikhawatirkan tidak ada yang mau melihat film yang berjudul sama dengan tokoh karakter utamanya, Confucius, itu.

Sukses secara finansial menjadikan Avatar sebagai salah satu film yang sangat diunggulkan dalam perhelatan Oscar Maret mendatang. Apalagi, dua pekan lalu, Avatar sukses menjadi film terbaik dalam ajang Golden Globe Awards. Namun, untuk bisa menyusul keberhasilan Titanic yang berhasil membawa 11 piala Oscar, tampaknya Avatar mengalami kesulitan. Sebab, para pemain dalam film itu dengan bantuan teknologi digital sebagian besar telah diubah menjadi makhluk biru bertinggi 10 kaki.
 
Bls: Film Hollywood: Avatar (Update: Berhasil Tumbangkan Titanic)

2101417p.jpg


Sam Worthington Bintangi Lagi Sekuel "Avatar"
LOS ANGELES, KOMPAS.com — Aktor Sam Worthington dikabarkan telah menandatangi kontrak untuk kembali membintangi film Avatar. Kepastian itu muncul setelah James Cameron, sutradara film tersebut, memastikan akan membuat sekuel film sci-fi berformat 3D itu.
Avatar saat ini menjadi pembicaraan dunia setelah berhasil meraih pendapatan dunianya dengan menembus angka lebih dari 1 miliar dollar AS. Bahkan, film ini diprediksi kuat akan menyamai rekor pendapatan terbanyak sepanjang masa yang kini masih diduduki film Titanic, yang juga garapan sutradara Cameron.
Tak cuma laris manis, film yang berhasil mengajak penontonnya menjelajah sebuah negeri khayalan bernama Pandora itu juga diunggulkan sebagai film drama terbaik pada ajang Golden Globe Ke-67, yang akan diumumkan pada Minggu (17/1/2010) waktu Los Angeles.
Avatar akan bersaing ketat dengan film unggulan lainnya, yakni Up in the Air, The Hurt Locker, Precious, dan Inglourious Basterds.
 
Bls: Film Hollywood: Avatar (Update: Berhasil Tumbangkan Titanic)

AVATAR THE MOVIE

avatar+movie+poster+english.jpg


avatar-movie-kiss.jpg


avatar-trailer.png


avatar-movie-joel.jpg


avater+n_image.jpg


AVATAR-243x300.jpg


avatar_2009_movie-wide.jpg


Pelan tetapi pasti film garapan sutradara James Cameron, Avatar, sukses menggeser rekor yang dipegang film Titanic sebagai film dengan penghasilan terbesar dalam sejarah. Dalam tempo 6 minggu saja, Avatar memimpin sejuta dolar penghasilan duet kisah cinta tragis Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet yang hanya sanggup meraup pendapatan domestik hingga Rp5,4 triliun sementara pendapatan seluruh dunia mencapai Rp184,3 triliun.

Mengutip data boxofficemojo.com, pendapatan domestik Avatar di Amerika Utara sudah menembus angka Rp5,5 triliun, sementara total pendapatan di seluruh dunia mencapai Rp184,1 triliun atau lebih dari tujuh kali Anggarapan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2010 DKI yang hanya Rp24,67 triliun. Proyek Avatar sendiri tertunda selama satu dekade karena James Cameron kesulitan mendapatkan studio yang mau mendanai film tersebut. Jika digarap pada 1999, Cameron menyodorkan proposal senilai Rp4 triliun untuk bisa menghadirkan efek visual di film tersebut.

Kisah Avatar sendiri berpijak pada marinir cacat Jake Sully (Sam Worthington) yang harus terjebak di antara dua kubu yang bertikai dalam misi ke planet Pandora yang menjalankan program Avatar.

Jika Jake mengikuti program Avatar, dia akan kembali bisa berjalan seperti sedia kala meski konsekuensinya Jake akan menggunakan 'tubuh baru'. Tugas Jake adalah menjadi pemandu bagi beberapa manusia yang menggunakan tubuh Avatar untuk mencari sumber mineral baru untuk kepentingan industri di bumi. Di tengah misi, Jake bertemu Neytiri (Zoe Saldana), bangsa Na'vi penghuni planet Pandora. Seiring dengan berjalannya waktu Jake pun jatuh cinta pada Neytiri. Berawal dari cinta inilah Jake lantas menghadapi dilema antara melanjutkan misinya mengeksplorasi Pandora dan membela kaum Na'vi melindungi Pandora.

Sinema berdurasi sekitar 160 menit ini menyajikan kehebatan teknologi computer-generated imagery (CGI). Hasilnya visual yang terlihat sangat realistis terlebih pada ekspresi wajah bangsa Na'vi yang benar-benar mencerminkan emosi yang mereka rasakan saat itu.

Dalam dunia rekaan Cameron, Planet Pandora digambarkan sangat indah dengan binatang berbagai rupa berada di sana. Tidak seperti tumbuhan di Bumi, tumbuhan di Planet Pandora mengeluarkan cahaya sehingga tidak dibutuhkan lampu atau api sebagai penerang pada malam hari. Suku Na'vi yang mendiami Pandora juga hidup dalam ikatan persaudaraan yang sangat kuat. Bagi banyak penonton, keindahan Planet Pandora seperti dunia khayalan yang menjelma menjadi kenyataan lewat layar 3D.

Kontroversi

Untuk totalitas di film ini, James bahkan mampu membangun sebuah dunia yang penuh imajinasi dan sangat indah. Akibatnya versi tiga dimensi Avatar benar-benar membuai penonton hingga banyak dari mereka yang kehilangan akal sehat.

Berdasarkan catatan CNN hanya beberapa pekan setelah Avatar diputar awal Desember silam, ribuan penonton mengaku depresi karena tidak bisa tinggal di Planet Pandora yang elok dan penuh keajaiban. Yang menyeramkan, beberapa dari mereka berniat bunuh diri karena terlalu depresi dan mendapati dunia nyata tidak seindah Pandora. Ahli jiwa dari Louis Armstrong Centre, New York, Dr Stephan Quentzel mengaku prihatin dengan fenomena depresi penonton Avatar. Dia mengingatkan bahwa Avatar hanyalah film. Sementara itu, pemerintah China langsung bereaksi keras, dengan alasan ekonomi hanya bioskop yang bisa memutar film tiga dimensi yang boleh memutar film ini untuk melindungi film produksi lokal.

Maklum pemerintah Negeri Tirai Bambu tengah gundah dengan laporan distributor film di negara China, China Film Group perihal angka penjualan film biografi anak-anak Confucius yang kurang menggembirakan. Maklum Avatar yang diputar di 1.628 bioskop di China telah mengambil seluruh pasar dari rumah produksi film lokal. Padahal demi pembuatan Confucius, jutaan warga China harus direlokasi demi film proyek pemerintah komunis tersebut.

Uniknya meski Beijing bereaksi keras, pemerintah Provinsi Hunan justru mengubah nama Southern Sky Column, pegunungan terjal di wilayah Zhangjiajie di selatan China menjadi Avatar Hallelujah Mountain lengkap dengan sebuah upacara resmi .Para turis bahkan kini dapat mengikuti program bernama Magical Tour to Avatar-Pandora yang diselenggarakan pemerintah setempat. "Selamat datang ke Zhangjiajie untuk melihat Avatar's Hallelujah Mountains dan temukan dunia nyata Pandora," kata website resmi daerah tersebut.

The Next AVATAR 2


Avatar_2_Movie-535x240.jpg


=b= semoga berkenan =b=
 
Last edited:
Bls: Film Hollywood: Avatar (Update: Berhasil Tumbangkan Titanic)

Emang keren banget Avatar ini
Duh gue uda punya copyan Ma, tapi belom sempat nonton.
 
Bls: Film Hollywood: Avatar (Update: Berhasil Tumbangkan Titanic)

Kemasan 3D film Avatar benar-benar membius seluruh insan film dunia. Bahkan, sutradara kondang George Lucas terinspirasi untuk menerapkan teknologi yang sama pada film yang telah disutradarainya, Star Wars.
 
Back
Top