Bisnis kosmetik dan skincare semakin menarik karena kita tidak harus mempunyai pabrik sendiri untuk membangun sebuah merek. Sekarang sudah ada perusahaan maklon kosmetik yang dapat membantu proses pengembangan produk, mulai dari pembuatan konsep, formulasi, produksi, sampai produk siap dipasarkan.
Namun, bagaimana sebenarnya proses maklon kosmetik dari awal hingga menjadi produk jadi?
Bagi yang sedang berencana membuat brand kosmetik, skincare, parfum, body care, atau hair care, berikut gambaran prosesnya.
Konsep yang jelas akan mempermudah tim maklon dalam mengembangkan formula yang sesuai dengan target pasar.
Pada tahap ini, pemilik brand dapat menjelaskan ide produk, target pasar, kisaran anggaran, dan jumlah produksi yang direncanakan. Perusahaan maklon kemudian akan menilai apakah konsep tersebut dapat diproduksi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Beberapa hal yang biasanya dibahas dalam konsultasi meliputi:
Formula dapat dibuat dari awal berdasarkan permintaan pemilik brand atau dikembangkan dari formula dasar yang sudah tersedia. Tim R&D akan mempertimbangkan keamanan bahan, stabilitas formula, fungsi bahan aktif, tekstur, warna, aroma, dan kenyamanan produk ketika digunakan.
Untuk produk skincare, misalnya, tim akan menyesuaikan konsentrasi bahan aktif agar tetap efektif sekaligus aman digunakan. Sementara untuk parfum, tim dapat membantu mengembangkan karakter aroma berdasarkan target konsumen dan konsep merek.
Tahap formulasi bisa membutuhkan beberapa kali penyesuaian sampai mendapatkan hasil yang paling sesuai.
Pemilik brand dapat mengevaluasi beberapa aspek, seperti:
Sebaiknya jangan terburu-buru menyetujui sampel. Produk yang sudah masuk produksi massal akan lebih sulit dan mahal untuk diperbaiki.
Pemilik brand perlu menentukan bentuk botol, jar, tube, sachet, atau kemasan lain yang sesuai. Selain itu, desain label dan kemasan harus memuat informasi yang diwajibkan, seperti:
Pengujian dapat mencakup uji stabilitas, uji mikrobiologi, pemeriksaan bahan, evaluasi kompatibilitas kemasan, dan pengujian lain yang dibutuhkan. Tujuannya adalah memastikan kualitas produk tetap terjaga selama penyimpanan dan penggunaan.
Tahap ini sangat penting karena produk kosmetik akan digunakan langsung pada kulit, rambut, bibir, atau bagian tubuh lainnya.
Perlu dipahami bahwa yang memperoleh nomor notifikasi BPOM adalah setiap produk, bukan sekadar perusahaan maklonnya. Karena itu, satu brand yang mempunyai beberapa jenis produk perlu mengurus notifikasi untuk masing-masing produknya.
Perusahaan maklon biasanya membantu menyiapkan dokumen teknis, informasi formula, data bahan, desain kemasan, dan persyaratan lain yang diperlukan dalam proses notifikasi.
Selain BPOM, pemilik brand juga perlu memperhatikan sertifikasi halal serta perlindungan merek melalui pendaftaran HKI atau DJKI. Tanyakan sejak awal apakah pengurusannya termasuk dalam paket maklon atau memerlukan biaya dan layanan tambahan.
Proses ini biasanya meliputi:
Pemeriksaan dapat mencakup kondisi fisik produk, berat atau volume, kebersihan kemasan, hasil cetak label, kesesuaian nomor batch, serta kualitas produk secara keseluruhan.
Jika seluruh pemeriksaan dinyatakan sesuai, produk akan dikemas ke dalam karton dan disiapkan untuk dikirim kepada pemilik brand. Sampai tahap ini, produk sudah dapat dipersiapkan untuk peluncuran dan distribusi sesuai ketentuan legalitas yang berlaku.
PT Cedefindo telah berpengalaman di industri ini sejak 1981 dan melayani pengembangan serta produksi berbagai kategori, antara lain:
Menurut saya, PT Cedefindo cocok dipertimbangkan oleh pemilik bisnis yang mencari mitra maklon berpengalaman dan ingin mengembangkan produknya untuk jangka panjang.
Sebelum memulai kerja sama, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu konsep produk, target pasar, kebutuhan formula, jumlah minimum pemesanan, anggaran, kemasan, legalitas, dan estimasi waktu produksinya.
Informasi selengkapnya dapat dilihat melalui situs resmi PT Cedefindo di www.cedefindo.co.id.
Apakah di sini ada yang pernah menggunakan jasa maklon kosmetik? Menurut pengalaman teman-teman, bagian mana yang paling menantang: formulasi, kemasan, BPOM, atau pemasarannya?
Pt Cedefindo
Address: Jl. Raya Narogong KM.4, Kel, RT.004/RW.001, Bojong Rawalumbu, Kec. Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17116
Phone: (021) 8204091
Hours:
Open 24 hours
Province: West Java
Namun, bagaimana sebenarnya proses maklon kosmetik dari awal hingga menjadi produk jadi?
Bagi yang sedang berencana membuat brand kosmetik, skincare, parfum, body care, atau hair care, berikut gambaran prosesnya.
1. Menentukan Konsep Produk
Proses maklon biasanya dimulai dengan menentukan konsep produk yang ingin dibuat. Pemilik brand perlu mempunyai gambaran mengenai:- Jenis produk
- Target konsumen
- Manfaat utama produk
- Tekstur dan aroma
- Bahan aktif yang diinginkan
- Bentuk dan ukuran kemasan
- Kisaran harga jual
- Jumlah produksi
- Posisi produk di pasar
Konsep yang jelas akan mempermudah tim maklon dalam mengembangkan formula yang sesuai dengan target pasar.
2. Konsultasi dengan Perusahaan Maklon
Setelah mempunyai konsep, langkah berikutnya adalah berkonsultasi dengan perusahaan maklon kosmetik.Pada tahap ini, pemilik brand dapat menjelaskan ide produk, target pasar, kisaran anggaran, dan jumlah produksi yang direncanakan. Perusahaan maklon kemudian akan menilai apakah konsep tersebut dapat diproduksi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Beberapa hal yang biasanya dibahas dalam konsultasi meliputi:
- Pilihan formula
- Bahan aktif yang digunakan
- Klaim atau manfaat produk
- Minimum order quantity atau MOQ
- Estimasi biaya produksi
- Pilihan kemasan
- Proses pengujian
- Pendaftaran BPOM
- Estimasi waktu pengerjaan
3. Pengembangan Formula oleh Tim R&D
Setelah konsep disepakati, tim Research and Development atau R&D akan mulai mengembangkan formula.Formula dapat dibuat dari awal berdasarkan permintaan pemilik brand atau dikembangkan dari formula dasar yang sudah tersedia. Tim R&D akan mempertimbangkan keamanan bahan, stabilitas formula, fungsi bahan aktif, tekstur, warna, aroma, dan kenyamanan produk ketika digunakan.
Untuk produk skincare, misalnya, tim akan menyesuaikan konsentrasi bahan aktif agar tetap efektif sekaligus aman digunakan. Sementara untuk parfum, tim dapat membantu mengembangkan karakter aroma berdasarkan target konsumen dan konsep merek.
Tahap formulasi bisa membutuhkan beberapa kali penyesuaian sampai mendapatkan hasil yang paling sesuai.
4. Pembuatan dan Evaluasi Sampel
Setelah formula awal selesai, perusahaan maklon akan membuat sampel produk.Pemilik brand dapat mengevaluasi beberapa aspek, seperti:
- Tekstur produk
- Warna
- Aroma
- Daya serap
- Sensasi ketika digunakan
- Tingkat kekentalan
- Tampilan produk di dalam kemasan
Sebaiknya jangan terburu-buru menyetujui sampel. Produk yang sudah masuk produksi massal akan lebih sulit dan mahal untuk diperbaiki.
5. Memilih Desain dan Kemasan
Kemasan bukan hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas produk.Pemilik brand perlu menentukan bentuk botol, jar, tube, sachet, atau kemasan lain yang sesuai. Selain itu, desain label dan kemasan harus memuat informasi yang diwajibkan, seperti:
- Nama produk
- Komposisi
- Cara penggunaan
- Peringatan, jika diperlukan
- Isi bersih
- Nama produsen
- Nomor notifikasi BPOM
- Nomor batch
- Tanggal kedaluwarsa
6. Pengujian Produk
Sebelum diproduksi secara massal, formula perlu melewati pengujian sesuai jenis dan kebutuhan produknya.Pengujian dapat mencakup uji stabilitas, uji mikrobiologi, pemeriksaan bahan, evaluasi kompatibilitas kemasan, dan pengujian lain yang dibutuhkan. Tujuannya adalah memastikan kualitas produk tetap terjaga selama penyimpanan dan penggunaan.
Tahap ini sangat penting karena produk kosmetik akan digunakan langsung pada kulit, rambut, bibir, atau bagian tubuh lainnya.
7. Pengurusan Notifikasi BPOM
Produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia perlu mempunyai nomor notifikasi BPOM.Perlu dipahami bahwa yang memperoleh nomor notifikasi BPOM adalah setiap produk, bukan sekadar perusahaan maklonnya. Karena itu, satu brand yang mempunyai beberapa jenis produk perlu mengurus notifikasi untuk masing-masing produknya.
Perusahaan maklon biasanya membantu menyiapkan dokumen teknis, informasi formula, data bahan, desain kemasan, dan persyaratan lain yang diperlukan dalam proses notifikasi.
Selain BPOM, pemilik brand juga perlu memperhatikan sertifikasi halal serta perlindungan merek melalui pendaftaran HKI atau DJKI. Tanyakan sejak awal apakah pengurusannya termasuk dalam paket maklon atau memerlukan biaya dan layanan tambahan.
8. Produksi Massal
Setelah sampel disetujui dan seluruh persyaratan produksi terpenuhi, produk akan masuk ke tahap produksi massal.Proses ini biasanya meliputi:
- Penimbangan bahan baku
- Pencampuran dan pengolahan formula
- Pemeriksaan kualitas produk
- Pengisian produk ke dalam kemasan
- Pemasangan label
- Pencetakan nomor batch
- Pengemasan akhir
9. Quality Control dan Produk Jadi
Sebelum produk diserahkan kepada pemilik brand, tim Quality Control akan melakukan pemeriksaan akhir.Pemeriksaan dapat mencakup kondisi fisik produk, berat atau volume, kebersihan kemasan, hasil cetak label, kesesuaian nomor batch, serta kualitas produk secara keseluruhan.
Jika seluruh pemeriksaan dinyatakan sesuai, produk akan dikemas ke dalam karton dan disiapkan untuk dikirim kepada pemilik brand. Sampai tahap ini, produk sudah dapat dipersiapkan untuk peluncuran dan distribusi sesuai ketentuan legalitas yang berlaku.
Rekomendasi Perusahaan Maklon Kosmetik
Salah satu perusahaan yang layak dipertimbangkan adalah PT Cedefindo, bagian dari Martha Tilaar Group.PT Cedefindo telah berpengalaman di industri ini sejak 1981 dan melayani pengembangan serta produksi berbagai kategori, antara lain:
- Kosmetik dekoratif
- Skincare
- Personal care
- Body care
- Parfum dan fragrance
- Produk aerosol
- Hair care
- Produk herbal dan health and beauty supplement
Menurut saya, PT Cedefindo cocok dipertimbangkan oleh pemilik bisnis yang mencari mitra maklon berpengalaman dan ingin mengembangkan produknya untuk jangka panjang.
Sebelum memulai kerja sama, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu konsep produk, target pasar, kebutuhan formula, jumlah minimum pemesanan, anggaran, kemasan, legalitas, dan estimasi waktu produksinya.
Informasi selengkapnya dapat dilihat melalui situs resmi PT Cedefindo di www.cedefindo.co.id.
Apakah di sini ada yang pernah menggunakan jasa maklon kosmetik? Menurut pengalaman teman-teman, bagian mana yang paling menantang: formulasi, kemasan, BPOM, atau pemasarannya?
Pt Cedefindo
Address: Jl. Raya Narogong KM.4, Kel, RT.004/RW.001, Bojong Rawalumbu, Kec. Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17116
Phone: (021) 8204091
Hours:
Open 24 hours
Province: West Java