tasfandy
Member
Halo teman-teman forum,
Saya ingin berbagi sedikit informasi tentang TOR kegiatan (Term of Reference). Buat yang sering membuat proposal kegiatan, biasanya istilah TOR ini sering muncul, terutama di organisasi, kampus, atau instansi.
Secara sederhana, TOR adalah dokumen yang menjelaskan tujuan, ruang lingkup, serta rencana pelaksanaan sebuah kegiatan atau proyek sehingga semua pihak yang terlibat memahami apa yang akan dilakukan.
Dokumen ini biasanya dibuat sebelum kegiatan dilaksanakan agar pelaksanaan acara lebih terarah dan jelas.
Biasanya TOR kegiatan memiliki beberapa bagian utama, seperti:
Bagian-bagian tersebut membantu menjelaskan apa kegiatan yang dilakukan, siapa yang terlibat, kapan dilaksanakan, dan bagaimana pelaksanaannya.
Beberapa manfaat TOR antara lain:
Kalau teman-teman sedang membuat TOR untuk kegiatan kampus, seminar, lomba, atau acara organisasi, saya juga menemukan contoh TOR yang cukup lengkap.
Di sini ada contoh TOR kegiatan beserta format pembuatannya yang bisa dijadikan referensi:
https://karyabintangabadi.id/contoh-tor-kegiatan-dan-format-pembuatannya/
Di artikel tersebut ada beberapa contoh yang bisa langsung dijadikan referensi saat menyusun TOR.
Kalau di sini ada yang sering membuat TOR kegiatan kampus atau organisasi, biasanya format yang dipakai seperti apa?
Boleh share juga supaya jadi referensi bersama.
Saya ingin berbagi sedikit informasi tentang TOR kegiatan (Term of Reference). Buat yang sering membuat proposal kegiatan, biasanya istilah TOR ini sering muncul, terutama di organisasi, kampus, atau instansi.
Secara sederhana, TOR adalah dokumen yang menjelaskan tujuan, ruang lingkup, serta rencana pelaksanaan sebuah kegiatan atau proyek sehingga semua pihak yang terlibat memahami apa yang akan dilakukan.
Dokumen ini biasanya dibuat sebelum kegiatan dilaksanakan agar pelaksanaan acara lebih terarah dan jelas.
Struktur TOR Kegiatan yang Umum Digunakan
Biasanya TOR kegiatan memiliki beberapa bagian utama, seperti:
- Judul kegiatan
- Latar belakang – alasan kegiatan dilaksanakan
- Tujuan kegiatan
- Ruang lingkup atau bentuk kegiatan
- Sasaran peserta
- Waktu dan tempat pelaksanaan
- Susunan acara atau rundown kegiatan
- Panitia atau penanggung jawab
- Anggaran kegiatan
Bagian-bagian tersebut membantu menjelaskan apa kegiatan yang dilakukan, siapa yang terlibat, kapan dilaksanakan, dan bagaimana pelaksanaannya.
Kenapa TOR Penting?
Beberapa manfaat TOR antara lain:
- Menjadi panduan pelaksanaan kegiatan
- Membantu koordinasi antar panitia
- Memudahkan pihak sponsor memahami konsep acara
- Menghindari kesalahpahaman dalam pelaksanaan kegiatan
Kalau teman-teman sedang membuat TOR untuk kegiatan kampus, seminar, lomba, atau acara organisasi, saya juga menemukan contoh TOR yang cukup lengkap.
Di sini ada contoh TOR kegiatan beserta format pembuatannya yang bisa dijadikan referensi:
Di artikel tersebut ada beberapa contoh yang bisa langsung dijadikan referensi saat menyusun TOR.
Kalau di sini ada yang sering membuat TOR kegiatan kampus atau organisasi, biasanya format yang dipakai seperti apa?
Boleh share juga supaya jadi referensi bersama.